Rumpunku berawal dari satu sore biasa โ saya dan sepupu mengobrol soal pomparan keluarga kami, mencoba menelusuri empat generasi ke belakang. Kami tertegun: banyak nama, banyak cerita, banyak hubungan yang tersimpan hanya di kepala orang tua kami.
Saya developer dengan latar belakang 8 tahun di pengembangan aplikasi. Niat awalnya sederhana: bikin alat untuk keluarga sendiri. Tapi semakin saya kerjakan, semakin saya sadar โ ini bukan masalah keluarga saya saja. Setiap orang yang menikah punya dua keluarga besar yang silsilahnya belum tersusun. Setiap marga punya cerita yang perlahan menghilang.
Jadi saya putuskan: bangun ini sebagai produk yang bisa dipakai siapa saja. Mulai dari komunitas yang paling saya pahami โ keluarga Batak โ dengan partuturan yang akurat, lalu berkembang untuk seluruh keluarga Nusantara.
โ Founder Rumpunku